"Kalau Presiden SBY ketahuan KPK korupsi 1 rupiah, terus harus ditembak mati di Monas berani nggak?" kata Fajroel.
Hal itu disampaikan Fajroel dalam diskusi bertajuk 'Hukuman Mati untuk Koruptor' di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (26/6/2008).
Fajroel mengaku dirinya tidak setuju hukuman mati. Menurutnya, hukuman tersebut irasional, imoral, dan tidak progresif.
"Imoral karena mencabut nyawa manusia adalah hak Tuhan, irasional karena tidak ada satu ilmuawan pun termasuk Einstein yang mengklaim diri paling besar, dan tidak progresif karena perkembangan dunia sekarang menuju pada antihukuman mati," ujar Fajroel. (djo/djo)











































