"Asrama harus dijaga. Kalau diserang biar mereka bisa melawan," kata Humas SETIA, Senny Manafe, di kantornya, Kampung Pulo, Kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Sabtu (26/7/2008).
Asrama putri telah kosong dan ditinggalkan oleh ratusan mahasiswi yang dievakuasi ke kampus SETIA. Bagunan asrama rusak parah.
Lebih lanjut, Senny mengatakan sebagian mahasiswa masih menghuni asrama putra yang terletak di RT02 RW04. Asrama putra tidak rusak parah meski sempat dilempar bom molotov. Gedung itu masih bisa ditempati oleh sekitar 300 mahasiswa.
"Mereka yang masih bertahan di asrama kita kirimi makanan," ujar Senny.
Situasi di sekitar lokasi kampus sudah kondusif. Namun pihak kampus dan polisi masih berjaga-jaga di sekitar kampus dan asrama. (ken/aan)











































