Berikut kronologis penyerangan yang disampaikan Humas SETIA, Senny Senny Manafe kepada detikcom di kantornya, Kampung Pulo, Pinang Ranti, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Sabtu (25/7/2008).
Senny mengatakan, penyerangan berawal saat mahasiswa bernama Julius Coli dituduh mencuri di rumah warga.
Julius saat itu tengah pulang usai membeli makan di warung pada Jumat 25 Juli 2008 pukul 21.00 WIB. Di jalan, Julius bertemu tikus dan melempar tikus itu dengan sandal. Tetapi rupanya, sandal Julius masuk ke halaman rumah seorang warga.
Julius diteriaki maling dan diamuk massa. Dia lalu dibawa ke rumah ketua RW dan digiring ke kepolisian.
Tidak lama kemudian, kata Senny, terjadi penyerangan-penyerangan yang dibarengi dengan tindakan anarkis menggunakan bom molotov pada pukul 22.00 WIB hingga 03.00 WIB.
"Mereka menyerang kedua asrama kita. Asrama putra di RT02 RW 04 dan asrama putri RT05 RW05. Kedua asrama tersebut rusak parah dan sempat dilempar bom molotov," ujar Senny.
Senny mengatakan, beberapa mahasiswa luka-luka. "Ada yang kepalanya bocor, ada yang kakinya kena luka bakar. Kita obati sendiri karena di sekolah kita juga ada organisasi perawatan," kata dia.
Senny meminta agar tuduhan pencurian yang dilakukan mahasiswa diproses secara hukum. "Kami juga meminta penyerangan terhadap kampus kami diusut," tutur Senny. (aan/djo)











































