"Mereka menyerang kedua asrama kita. Asrama putra di RT02 RW 04 dan asrama putri RT05 RW05. Kedua asrama tersebut rusak parah dan sempat dilempar bom molotov," kata Humas SETIA, Senny Manafe kepada detikcom, Sabtu (26/7/2008).
Menurut dia, penyerangan terjadi pada Selasa 25 Juli 2008 pukul 22.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB. Warga melakukan penyerangan setelah menuding mahasiswa SETIA, Julius Coli, mencuri.
"Banyak yang luka-luka. Ada yang kepalanya bocor, ada yang kakinya kena luka bakar. Kita obati sendiri karena di sekolah juga ada organisasi perawatan," ujar Senny. (aan/djo)











































