"Kalau mereka akan menyebut seperti itu, mereka belum menghubungi saya. Oleh karena itu, itu terserah kepada mereka. Dan kalau seandainya itu terjadi, saya sebagai pemegang amanat utama Muhammadiyah perlu meminta atau berkonsultasi kepada Muhammadiyah," ujar Din.
Din menyampaikan itu dalam acara Rapimnas PMB di Hotel Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2008).
Din menambahkan, kedatangannya ke acara rapimnas PMB ini merupakan dukungan moral bagi generasi muda Muhammadiyah. Kendati demikian, Din menegaskan Muhammadiyah tidak mencampuri ranah politik.
"Secara organisatoris, tentu yang Muhammadiyah bukan partai politik. Sudah jelas ya. Tapi secara moril, secara ideologis, karena para pendiri, pengurus, dan aktivis PMB ini, anak-anak muda Muhammadiyah, masa sih saya tidak bersimpati pada mereka," tutur Din.
Mendirikan parpol, imbuh Din, merupakan hak demokrasi dan hak politik, utamanya generasi muda. Dalam tausiyahnya, Din secara pribadi dengan tegas mendukung PMB.
"Sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah, Pak atau Mas Din Syamsuddin itu berada di atas semua partai politik. Karena itulah Muhammadiyah. Tapi tolong bisikkan kepada mereka, bahwa sebagai pribadi Din Syamsuddin mendukung sepenuhnya PMB," tegas Din. (nwk/nwk)











































