"Benar, kami telah memeriksa Steve, warga negara Amerika Serikat. Dia merupakan saksi kunci. Keduanya bertemu untuk urusan bisnis," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara Kompol Roma Hutajulu kepada wartawan di Mapolres Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Jakarta, Jumat (25/7/2008).
Selain memeriksa Steve, polisi juga telah memeriksa tiga saksi lainnya yaitu Lasno, Eeng dan Suryani. Ketiganya merupakan petugas danau yang melihat pertama kali koper tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun pelaku yang diduga sebagai eksekutor penganiayaan dan memasukan Bambang ke dalam koper masih dikejar polisi. Menurut Roma, polisi telah mengejar eksekutor tersebut ke tiga titik lokasi. "Lokasinya ya rahasia, kan masih dikejar," tambahnya.
Bambang sendiri dalam pertemuan di Hotel Sari Pan Pacific mengendarai mobil sedan Peugeot warna silver bernopol B 8796 D, yang hingga kini masih belum diketahui keberadannya.
Sebelumnya, salah seorang kerabat Bambang yang ditemui detikcom dalam pemakaman Bambang di TPU Tanah Kusir II hari ini, menduga eksekutornya adalah sopir sang bule.
"Eksekutornya diduga sopir Steve, berinisial S. Dia dikejar polisi ke Pantura Jawa," kata kerabat korban yang tidak mau disebutkan identitasnya,
Mayat Bambang ditemukan di dalam koper dan terapung di Danau Sunter pada Rabu 23 Juli 2008 sekitar pukul 15.00 WIB. Saat ditemukan, Bambang mengenakan kaos hitam, celana jeans, sepatu merk Andrew dan kaos kaki merek Superstar.
(asp/nwk)











































