"Sebelum anaknya lahir, Janes Napitupulu di hadapan Kapolres Kampar meminta agar kelak dilakukan tes DNA. Sekarang bayi itu telah dilahirkan, Brida Janes tetap tidak mau melakukan tes DNA. Alasannya, dia tidak punya uang," kata Panser Lumban Gaol, bapak Novlita gadis desa yang dihamili anggota Polres Kampar, dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (25/7/2008).
Panser menjelaskan, bahwa kelahiran cucunya itu telah diketahui pihak Polres Kampar. Malah Janes pun dengan sendirinya sudah mengetahui soal kelahiran anaknya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang untuk melakukan tes DNA ini, kata Panser, pihak Polres Kampar juga tidak bersedia menanggung dananya. Sehingga dana tes DNA itu harus dilakukan kedua belah pihak. Namun yang jelas, pihak keluarga Novlita tentulah meminta Janes yang menanggung dana tes DNA itu.
"Dana tes DNA itu paling murah katanya Rp 60 juta. Itu pun harus dilakukan di Medan atau di Jakarta. Mestinya Janes yang bertanggungjawab soal dana itu, karena dia sendiri yang sejak awal meminta untuk dilakukan tes DNA sebagai bukti kebenaran dia atau bukan bapak dari cucu kami itu," kata Panser. (cha/djo)











































