"Ikuti keputusan pengadilan. Begitu itu sudah diputuskan, maka semua harus oke. Karena yang minta diadili kan mereka sendiri. Tidak boleh ada konflik," kata Hasyim usai jumpa pers International Conference of Islamic Scholar (ICIS), di Kantor PBNU Jl Kramat Raya, Jakarta, Jumat (25/7/2008).
Hasyim merasa kasihan jika konflik internal PKB tidak kunjung berhenti. Hal itu dinilai hanya akan merugikan PKB dan terlebih lagi warga NU yang menjadi pendukung PKB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konflik harus segera berakhir setelah ada keputusan pengadilan. Saya sebagai orangtua sedih. Walaupun saya umurnya lebih muda, tapi berpikirnya lebih tua," kata pria yang mengenakan baju koko putih dan berpeci hitam ini. (fiq/fay)











































