Setelah itu timbul lubang besar yang menganga pada bagian perut pesawat yang bertujuan ke Melbourne, Australia itu.
Pesawat yang bertolak dari Hong Kong tersebut berhasil mendarat dengan selamat di Manila. Tak ada yang cedera dalam insiden itu. Namun para penumpang sempat dilanda ketakutan ketika pesawat yang mereka naiki mendadak turun 6 ribu meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu benar-benar mengerikan," imbuh Kane yang cemas begitu melihat lubang besar di pesawat, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (25/7/2008).
Pejabat operasi bandara Manila, Ding Lima mengatakan, tekanan udara dalam kabin pesawat Flight QF30 itu anjlok beberapa saat setelah meninggalkan Hong Kong menuju Melbourne.
"Kapten pesawat segera menghubungi menara kontrol Manila untuk melakukan pendaratan secepatnya," kata Lima.
"Ada lubang besar di perut pesawat dekat sayap kanan dengan diameter sekitar tiga meter," jelasnya.
Pesawat tersebut mengangkut 346 penumpang dan 19 kru. Pesawat tersebut awalnya bertolak dari London, Inggris dan singgah di Hong Kong. Kini, pesawat masih berada di bandara Manila dan sedang diperiksa oleh para teknisi. (ita/iy)











































