"Untuk Capres tidak memberi batasan umur. Bukan usia, tapi dari seberapa jauh kemampuannya? Seberapa kompetensinya? Jadi bukan urusan usia," tegas Agung di Kampus UKI Cawang, Jakarta, Jumat (25/7/2008).
Meski begitu, Agung tetap membuka peluang untuk wajah baru mejadi caleg Golkar. Prosentasenya cukup banyak, 60 persen. Bisa muda, maupun tua. "Yang muda di bawah 40 tahun, kita alokasikan 20-25%," ujarnya.
Sementara untuk pemilu legislatif 2009, Golkar menargetkan 30 persen dari jumlah suara. Jumlah ini meningkat 7,5-8 persen dari peraihan suara partai bernomor urut 23 itu dalam Pemilu 2004.
(ana/fay)











































