Demikian disampaikan Perdana Menteri (PM) Malaysia Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Jumat (25/7/2008).
"Ekstremisme seperti itu telah lama ada dalam sejarah dan tentu saja bukan hal baru bagi era modern kita. Dalam tiap kasus, ajaran suci agama diputarbalikkan dan dimanipulasi demi agenda tidak suci," kata Badawi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Badawi, mereka yang menempuh cara-cara ekstrem cenderung memiliki pemahaman yang dangkal akan filosofi agama mereka.
Hal itu disampaikan Badawi di Kuala Lumpur saat menyampaikan pidato pembukaan konferensi internasional mengenai agama dalam pencarian keadilan dan perdamaian global.
Diimbuhkan Badawi, peran media harus ditingkatkan dalam menyebarkan dimensi agama universal yang fokus ke perdamaian dan keadilan. (ita/ana)











































