Informasi yang dihimpun detikom di lapangan, ledakan keras sebanyak dua kali terdengar sekitar pukul 20.30 Wita, Kamis (24/7/2008). Tak lama setelah itu terlihat semburan api.
"Kami kaget karena tiba-tiba saja terdengar ledakan," kata Mulyadi, warga sekitar Depo Pertamina Kuin Cerucuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Api berasal dari kapal dengan nama lambung Srikandi Jakarta. Kapal tersebut membawa BBM premium," ujar seorang petugas SAR.
Petugas SAR itu menambahkan, meski api sudah dipadamkan namun kapal tersebut tetap akan ditarik ke tengah laut. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Hingga pukul 21.50 Wita, puluhan warga masih bergerombol di sekitar lokasi. Puluhan aparat Polair Polda Kalsel juga masih berjaga-jaga di sekitar Dipo Pertamina Kuin Cerucuk yang terletak di Sungai Barito tersebut. (djo/asy)











































