"Saya menyimpulkan sebenarnya yang ditarget itu Pak Rizal, karena Pak Rizal sekarang ini sebagai tokoh oposisi paling dikenal," ucap Adhie di Bareskrim Mabes Polri Jl. Trunojoyo Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2008).
Menurut Adhie, setelah Rizal Ramli dipecat sebagai Komisaris Utama PT Semen Gresik, pemerintah merasa belum cukup untuk menghukumnya. Maka digunakanlah upaya-upaya untuk menjerat Rizal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adhie yang berbatik coklat lengan pendek ini datang untuk diperiksa sebagai saksi mengenai Sekjen KBI Ferry Yuliantono. Namun banyak pertanyaan untuk dia mengenai Rizal Ramli.
"Kapan kenal Rizal Ramli, kapan saya bergabung dengan KBI," kata Adhie di sela-sela rehat pemeriksaan dirnya.
Adhie menjelaskan KBI adalah organisasi yang mandiri. "Ini organisasi prasmanan. Siapapun yang punya keinginan, sepakat dengan pemikirannya, posisi ambil sendiri dan pekerjaan juga bikin sendiri," ucapnya.
Adhie sampai siang tadi mengaku belum dipertemukan dengan Ferry. Dia hanya mendapat pertanyaan dari penyidik saja. Pertanyaan pun tidak membahas soal sumber pendanaan KBI.
"Tidak sampai kesana karena rekening koran KBI sudah diperiksa dan jumlahnya nggak banyak-banyak banget," pungkasnya. (ddt/fay)











































