"Ke Garuda saya minta pengertian dan sungguh-sungguh. Saya sudah telepon Pak Emir Syah (Dirut Garuda). Soalnya Garuda kan bench mark standar keselamatan penerbangan," kata Menhub Djusman Syafii Djamal, di kantornya, Departemen Perhubungan Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (24/7/2008).
Sementara untuk maskapai penerbangan milik Batavia Air yang juga sempat mengalami insiden yang sama, Menhub telah meminta perusahaan itu untuk mengganti unit pesawat yang semula adalah Boeing 737-200 menjadi 737-300.
Pesawat jenis Boeing 737-200 itu pernah pecah ban dan terlalu banyak memakai bahan bakar alias boros. "Soal penggantian ini Batavia sudah mengatakan akan mengganti dengan Boeing 737-300," tandasnya. (ptr/fay)











































