Jakarta - Jenazah asisten lawyer di firma hukum Luhut Pangaribuan, Ramses Pasaribu (sebelumnya di label mayat tertulis nama Ramos Pasaribu-Red), masih tergolek di rumah sakit Pelni. Sang istri jatuh terkulai kala melihat wajah Ramses, yang meninggal akibat ketiban tembok di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Agatha Damayanti, istri Ramses datang ke rumah sakit Pelni, Jl KS Tubun, Jakarta Barat, Kamis (24/7/2008), untuk memastikan suami tercintanya telah meninggal.
Perempuan yang kabarnya tengah hamil 2 bulan itu berjalan menuju kamar jenazah sambil menangis tersedu-sedu. Karyawan salah satu bank swasta ini lantas dibawa mendekat ke jenazah suaminya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melihat kepala Ramses yang dibalut perban, air mata Agatha makin deras. Karena tidak kuat menahan kesedihan, Agatha yang masih mengenakan seragam karyawan ini jatuh terkulai ke pelukan saudaranya.
(irw/iy)