"Benar dia (Ramses) kejatuhan tembok profil gedung. Tembok profil itu sudah lama, sejak tahun 1990, telah retak-retak dan belum diperbaiki. Terlebih di samping PN ada pembangunan gedung sehingga getaran paku bumi ikut mengguncang gedung kami," kata Kepala Panitera PN Jakarta Barat, Anshori Tohir, di RS Pelni, Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, Kamis (24/7/2008).
Menurut dia, pihak PN Jakbar sudah berencana memperbaikinya. Anggaran pun sudah keluar. "Tetapi tidak tahu tiba-tiba saja ada musibah," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tembok maut PN Jakbar telah memakan korban jiwa. Ramses Pasaribu tewas tertimpa tembok roboh. (aan/iy)











































