"Kepalanya pecah. Saya tidak berani lihat, darahnya banyak banget," kata Margi Marina, rekan seprofesi Ramses di RS Pelni, Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, Kamis (24/7/2008).
"Saat dibawa ke rumah sakit, Ramos masih sesak nafas dan diberi bantuan pernafasan di IGD. Tetapi dia meninggal dunia," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marina mengatakan, 3 rekan Ramses kini tengah dimintai keterangan di Polsek Palmerah. "Salah satunya bernama Waskito," kata Marina.
Hingga kini jenazah Ramses masih di RS Pelni. (aan/iy)











































