Ribuan Buruh di Samarinda Demo Tuntut Kenaikan Upah

Ribuan Buruh di Samarinda Demo Tuntut Kenaikan Upah

- detikNews
Kamis, 24 Jul 2008 14:02 WIB
Samarinda - Ribuan buruh pabrik kayu dan tambang batu bara, demo ke kantor Gubernur Kalimantan Timur. Mereka menuntut Pemprov Kaltim menaikan Upah Minimum Provinsi dari Rp 800 ribu menjadi Rp 1,3 juta.

Aksi para buruh ini berlangsung sejak Rabu 23 Juli. Sebelumnya para buruh juga kerap melakukan aksi serupa.

Para buruh kembali menggelar orasi di depan kantor Gubernur Kaltim Jl Gadjah Mada Samarinda. "Kenaikan UMP adalah harga mati buat buruh," kata Sutarno, salah seorang buruh, Kamis (24/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para kaum pekerja ini menilai UMP saat ini tidak relevan lagi. Sebab biaya hidup mereka melonjak pasca pemerintah menaikkan harga BBM.

Para buruh juga meminta agar mereka diizinkan bertemu dengan Pjs Gubernur Kaltim Tarmizi Abdul Karim. Sayang seribu sayang, keiginan wong cilik ini tidak kesampaian. Tarmizi disebutkan sedang berada di Jakarta untuk suatu keperluan.

"'Kita akan tetap duduki kantor Gubernur sampai SK terbit," teriak para buruh lainnya.



Pantauan detikcom, aksi para buruh ini membuat arus lalu lintas di depan kantor gubernur Kaltim macet total. Sebab mereka menggelar mimbar bebas dan memblokir 2 lajur jalan. Petugas Satlantas Poltabes Samarinda terpaksa mengalihkan arus lalu lintas ke Jl Gunung Merapi, Jl Merbabu dan Jl Tirta Mahakam yang berada di sekitar kantor Gubernur.


Sebanyak 3 pleton Satuan Samapta dan 2 pleton Dalmas Brimob Polda Kaltim dengan peralatan lengkap, seperti tameng dan senjata berpeluru karet, juga disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
(djo/djo)


Berita Terkait