Hal itu diungkapkan penyelidik KPK Juliawan Superani saat bersaksi di pengadilan Tipikor pekan lalu. Nah, hari ini jaksa memutar rekaman pembicaraan yang terjadi di antara keduanya tersebut.
Rekaman itu diputar di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (24/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Urip Tri Gunawan (UTG): Hallo! Saya di Rawamangun. Gimana nih enaknya nih?
RI : Saya menghadap bapak dulu
UTG: Mau konfirmasi atau langsung tembak?
RI : Konfirmasi dulu
Jaksa kemudian menayangkan sms yang dikirim Reno kepada Urip.
"Pak Urip, dari kami sudah siap. Selasa atau Rabu dengan nilai dollar," kata Reno.
SMS itu tidak dibalas oleh Urip. Lantas Urip menghubungi Reno melalui telepon.
UTG: SMS ya? Jangan kampungan itu dong SMS-nya!
RI : Sorry, Pak! Sorry, sorry, sorry!
UTG: Iya, langsung telepon saja, jangan kampungan gitu!
RI : Sorry, Pak!
UTG: Kan nggak enak.
(irw/iy)











































