Demikian disampaikan Presiden Garuda Indonesia Emirsyah Satar di acara kerjasama Garuda-Korean Air di hotel Conrad, Tanjung Benoa, Bali, Kamis (24/7/2008).
"Memang ada kenaikan ongkos fuel charge sekitar 400 dollar AS per satu tempat duduk. Itu sudah kami hitung dan akan masuk di variabel biaya per jamaah," kata Emirsyah.
Emirsyah menambahkan bahwa fluktuasi harga minyak dunia yang berpengaruh terhadap ongkos bahan bakar armada Garuda diharapkan tidak menghalangi penyelenggaraan musim haji.
Garuda akan menerbangkan sekitar 107.645 jemaah haji Indonesia dari sembilan embarkasi dalam 702 kloter sejak November 2008. Garuda menyiapkan 14 pesawat sewaan jenis Airbus 330 dan Boeing 747-400. (gds/djo)











































