"Sekarang kekuasaan partai ada di tangan Cak Imin, tapi Gus Dur itu ikon di PKB untuk menarik suara. Kalau masing-masing berjalan sendiri, sama-sama rugi," kata pengamat politik M Qodhari kepada detikcom, Kamis (4/7/2008).
Menurut Qodhari, pengaruh Gus Dur di kalangan Nahdatul Ulama memang sudah tergerus. Namun, kata dia, tetap saja ada pendukung mantan presiden itu yang dapat memberikan suara cukup signifikan untuk PKB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi perolehan suara PKB kan tidak besar-besar amat, kalau dikurangi pendukung Gus Dur akan semakin sedikit," lanjut pengamat politik asal Indo Barometer itu.
Selain itu, kata dia, islah adalah satu-satunya pilihan bagi Gus Dur untuk bisa berperan di Pemilu 2009. "Kalau tidak, dia tidak punya kendaraan politik. Satu-satunya hanya PKB," ujar Qodari. (ken/ken)











































