"Jumlah partai Islam yang banyak memperebutkan ceruk yang sama. Sesama partai Islam menjadi predator. Saling memakan," kata pengamat politik Liliek Romli.
Hal itu disampaikan Liliek dalam seminar 'Peluang dan tantangan PKNU di Pemilu 2009' di Sari Kuring, Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu merupakan keuntungan buat PKNU karena di PKB tidak ada simbol lagi," kata Liliek.
"Gus Dur adalah PKB, PKB adalah Gus Dur, tidak ada lawan berat lagi. PKNU juga didirikan oleh kyai yang memegang kontrol di kalangan santri," katanya. (ken/ken)











































