"Tersangka bagaikan pembunuh berdarah dingin. Karena itu, dia disel secara terpisah. Polisi mengawasi terus setiap lima menit sekali, agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," kata sumber detikcom di Mapolda Jatim, Rabu (23/7/2008).
Pernah ada kucing yang masuk ke dalam ruang tahanan Ryan. "Kucing itu, didekap dan dirangkul terus oleh tersangka. Penjaga saja sempat takut," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang Tua Ryan Tidak Tahu
Bagaimana Ryan membunuh empat korban di Jombang? Ryan membunuh empat orang itu di belakang rumahnya. "Belakang rumahnya itu ada lahan kosong yang dipenuhi ilalang. Di sanalah tersangka membunuh. Ini sesuai kesaksian tersangka," ujar sumber itu.
Korban diajak terlebih dulu bercengkerama di lahan kosong itu. Saat para korban lengah, Ryan kemudian memukul tengkuk para korban dengan batu. Ada juga korban yang dipukul dengan linggis sampai tewas. "Setelah korban meninggal, tersangka menguburkan mereka di belakang rumah tersangka," kata dia.
Tindakan pembantaian Ryan memang tidak diketahui orangtua tersangka. "Ayah ibunya tidak tahu, karena tersangka membunuh saat orangtuanya menginap di saudaranya di Sidoarjo," jelas sumber itu.
Ryan menjadi tersangka kasus mutilasi terhadap Heri Santoso dan tersangka kasus pembunuhan terhadap empat orang di Jombang. Heri dibunuh di apartemen Margonda Residence. Sedangkan empat korban lain, yaitu Ariel, Vincent, Guntur, dan Grandy dibunuh di Jombang. Diyakini masih ada korban lain yang dibunuh Ryan.
(asy/ken)











































