Ganda Sitanggang, kakak Ariel, mengatakan para dokter forensik masih memerlukan data-data untuk meyakinkan identitas Ariel. Ganda yang datang dengan Bona Manullang, kakak ipar Ariel, masih diminta menunggu.
"Memang kami kecewa. Tapi kami memahami karena petugas sampai saat ini masih melakukan identifikasi korban," kata Ganda kepada detikcom di RS Bhayangkara Polda Jatim, Jl Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (23/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Katanya untuk meyakinkan, harus ada salah satu data primer seperti rekam medis letak giginya. Dari keluarga tidak tahu Ariel sakit atau tidak karena 2 tahun terakhir menetap di apartemen," kata Bona.
Bona dan Ganda menyatakan kalau sampai akhir pekan ini belum mendapatkan Ariel, mereka akan pulang dulu ke Jakarta. Selama proses otopsi, mereka tinggal di rumah kerabat di kawasan Rungkut, Surabaya. Mereka akan menunggu sampai Minggu 27 Juli 2008.
"Saya kira tadinya bisa cepat. Tahunya ada 3 jenazah lain yang ditemukan. Kita akan menunggu kepastiannya. Kalau tidak ada kepastian, kami akan pulang dulu ke Jakarta," jelas Bona.
Ganda menuturkan, sejak mendapatkan informasi polisi soal penemuan mayat Ariel, mereka pun menyusul ke Surabaya dan tiba hari Senin pagi. Bona dan Ganda ke Jombang menyaksikan pembongkaran halaman belakang rumah Ryan. (roi/fay)











































