Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda (Gema) Demokrat, Lucky Sastrawiria, usai bertemu Kalla di Gedung Setwapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2008).
Dalam pertemuan itu, Gema Demokrat meminta Ketua Umum Partai Golkar itu untuk kembali menjadi tandem SBY pada Pilpres 2009 mendatang. Namun, Kalla enggan berkomentar dengan usulan yang diajukan pengurus Gema Demokrat lainnya itu.
"Sebenarnya, kami juga merekomendasikan Pak Jusuf Kalla. Tetapi ini tergantung partainya, tanpa mengecilkan partainya. Saat kami tanya, beliau diam saja," kata Lucky yang mengenakan jas warna biru.
Lucky menjelaskan, kedatangannya ke kantor Kalla bertujuan untuk meminta kesediaannya untuk hadir dalam Rakornas Gema Demokrat yang rencananya digelar pada 22-24 Agustus 2008 di Jakarta.
"Selain sebagai Presiden dan Wakil Presiden, kami juga punya hubungan emosional dengan keduanya. Dengan SBY sebagai Ketua Dewan Pembina, sedangkan Pak Jusuf Kalla adalah salah seorang deklarator Gema Demokrat," jelas Lucky.
Dalam rakornas itu, Gema Demokrat akan membahas rekomendasi pencalonan SBY sebagai capres 2009. Rencananya, acara itu akan ditutup oleh SBY selaku Ketua Dewan Pembina PD.
(fiq/fay)











































