Polisi Jepang menahan Shoichi Kanno di dekat stasiun kereta api Hachioji Station, sebelah barat Tokyo, hanya beberapa saat setelah insiden penyerangan itu. Pria berusia 33 tahun itu mengaku sebagai pelaku penikaman kedua wanita itu.
Kepada polisi, Kanno mengakui perbuatannya dilakukan secara acak dan dipicu oleh rasa frustrasinya. Demikian diungkapkan seorang juru bicara kepolisian Jepang seperti dilansir News.com.au, Rabu (23/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini terjadi setelah penikaman massal yang menyebabkan 7 orang tewas di Distrik Akihabara, Tokyo pada 8 Juni lalu. Pelakunya, seorang pekerja pabrik berumur 25 tahun, Tomohiro Kato, yang menikam secara acak orang-orang di sebuah jalan yang ramai. Dia ditangkap di lokasi dengan pakaian berlumuran darah.
(ita/ana)











































