Hati orangtua mana yang tidak emosi mengetahui anaknya dibunuh. Begitu juga dengan perasaan ibunda Ariel yang mengaku ikhlas walaupun sebenarnya kesal bukan kepalang.
"Tapi setelah kejadian ini saya ikhlas. Walaupun hati kecil saya sangat kesal, gondok," kata Tiarma Tambunan (66) kepada wartawan di kediamannya di Jl Raya Bogor, Cimanggis, Depok, Selasa (22/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk urusan dunianya saya serahkan pada polisi. Hukuman apa yang pantas untuk orang sekeji dia," pintanya.
Tiarma tampak tegar saat diwawancara oleh wartawan. Tetapi dia tampak menitikkan air mata saat menceritakan tentang sosok Aril.
"Mau cari rezeki kok malah dijemput ajal," ujarnya lirih sambil mengelap air matanya. (gah/gah)










































