"Nanti dululah, Gus Dur masih emosional. Kita tunggu Gus Dur reda," kata Muhaimin Iskandar usai membuka Musyawarah Pimpinan Nasional PKB dan Konsolidasi Pemenangan Pemilu di Hotel Nam Center, Jl Angkasa, Bandar Kemayoran Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2008).
Muhaimin menegaskan, peluang islah dari pihaknya selalu terbuka. "Tetapi Gus Dur memiliki tempat tersendiri," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengaku bersikap positif dengan konflik internal PKB yang sampai berujung ke meja hijau. Baginya, publisitas konflik PKB bisa menjadi kampanye gratis.
"Ternyata dinamika konflik PKB dianggap oleh para pendukung kita sebagai bagian dari kampanye. Karena itu, Alhamdulillah pemilih utama tidak goyah. Bahkan mati urip (hidup mati) PKB," ujarnya optimistis.
(fiq/anw)











































