"Kalau tidak salah, sebelum meninggalkan kampung, tersangka ini sering membagikan make-up kepada tetangganya," ujar Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (22/7/2008).
Abubakar mengatakan, keluarga Ryan juga mengetahui kalau jiwa Ryan memang agak feminin. "Jiwanya ada keperempuanan," katanya.
Karena itu, lanjut Abubakar, Ryan yang berpacaran dengan Noval, yang juga tersangka dan dikenai pasal penadahan, langsung marah dan membunuh Heri karena telah menelepon Noval tanpa sepengetahuan Ryan.
"Heri ketahuan menelepon Noval. Disini ada hubungan (telepon) Noval dengan korban," ungkapnya. (gus/ndr)











































