Peristiwa ini terjadi di Jl Hangtuah Ujung, Pekanbaru. Setidaknya saat ini ada 14 anak-anak yang keracunan sepulang dari posyandu. Kini, Selasa (22/7/2008) bocah-bocah itu sebagian dirawat di RS Awal Bros dan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Di RSUD Arifin Achmad, Jl Hangtuah, ada enam bocah yang keracunan tengah dirawat di ruang Merak, lantai III. Mereka terlihat lemas dan semuanya mendapat infus. Mereka adalah, Yuni (5), Melati (3), Anisa (11) Ilham (9) Deska (3) Fadli (2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain vitamin yang diberikan, panitia juga memberikan hidangan makan soto. Diduga, soto nasi inilah yang menyebabkan anak-anak ini mengalami keracunan. Sebab, korban Anisa (11) dan Ilham (9) saat itu tidak ikut ke posyandu. Namun keduanya menyantap soto yang dibawa ibunya dari posyandu. "Dari sanalah kami menduga anak-anak itu keracunan soto," terang Sunarto.
Setelah pulang posyandu, malamnya anak itu muntah-muntah. Badannya pun lemas. Lantas mereka mengaku pusing. Malam itu juga para orangtua membawa mereka ke puskemas terdekat.
Setelah dirawat selama satu jam di Puskesmas, pihak medis tidak sanggup untuk merawatnya. Lantas anak-anak itu dirujuk ke RSUD Arifin Achmad dan sebagian dibawa orang tuanya ke RS Awal Bros.
Kendati demikian, para orangtua bocah-bocah itu tidak berniat melakukan gugatan terhadap panitia di posyandu. Ini sehubungan yang memberikan hidangan soto merupakan warga setempat.
"Kami tidak ada niat untuk melakukan gugatan hukum dalam masalah ini. Sebab, yang memasak soto itu sendiri ya ibu-ibu dari warga kami sendiri. Yang penting anak-anak kami sudah selamat semua. Kata dokter sore ini kami sudah bisa pulang," kata Sunarto. (cha/djo)











































