Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Jatim terhadap 8 orang yang diperiksa sebagai saksi.
"Mulai tadi malam sudah 8 orang yang sudah kami mintai keterangan. Itu orang tuanya dan tetangga pelaku di Desa Jatiwates, Tembelang, Jombang," ujar Direskrim Polda Jatim Kombes Pol Rusli Nasution.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
8 saksi tersebut, imbuh Rusli, dimintai keterangan terkait kejadian pembunuhan yang dilakukan Ryan, serta penemuan 4 jasad di sekitar rumah pelaku.
"Tadi malam pemeriksaannya kita fokuskan apakah mereka mengetahui kejadian tersebut. Tapi semua saksi mengaku tidak mengetahui kejadian itu," kata dia.
Karena belum menemukan saksi yang melihat perbuatan Ryan di Jombang, polisi berencana akan mencari saksi lain yang mengetahui kejadian itu.
Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ketut Untung Yoga Ana mengatakan, polisi juga menemukan barang bukti yang diduga digunakan Ryan untuk membunuh 4 korbannya di Jombang.
"Ada beberapa item benda-benda, yang diduga digunakan untuk mengeksekusi. Antara lain linggis, batu dan tali," kata Untung Yoga Ana.
Kendati menemukan barang bukti, polisi belum berani menarik kesimpulan motif Ryan untuk membunuh. "Keterangan pelaku kan masih labil dan berubah-ubah. Sehingga kita akan lebih intensif menyelidikinya,"jelas dia.
Dalam jumpa pers itu juga ada Direskrim Polda Metro Jaya Kombes Pol Carlo Tewu, Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol dr Rudi Herdi Sampurna dan ahli forensik RS Bhayangkara Surabaya Kompol dr Heri Wijatmoko dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Puji Astuti. (nwk/iy)










































