Ada empat jenazah yang ditemukan polisi yang dikubur di halaman belakang rumah orangtua Ryan di Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Salah satu jenazah diyakini sebagai Guntur asal Nganjuk.
Pasangan Tuwijo dan Musinem mengaku kehilangan Guruh Setyo Pramono, anak keduanya, yang diakui menghilang dari rumah sejak April 2007 silam. Kini, anggota keluarga Tuwijo dan Musinem sudah berada di Surabaya untuk ikut mengidentifikasi para korban yang dibunuh Ryan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tumini juga mengungkapkan, sejak melapor tadi pagi, anak dan menantunya langsung diajak oleh polisi ke Surabaya untuk bisa secara langsung melihat kerangka yang diduga Guntur tersebut. "Saat ini masih ada di Surabaya, katanya untuk melihat apa benar itu Guruh," imbuhnya.
Ketika ditanya apakah dirinya dan keluarga yakin jika salah satu kerangka tersebut adalah Guruh, sementara kerangka tersebut diidentifikasi bernama Guntur, Tumini berharap hal tersebut tidak benar. "Belum tahu itu Guruh benar atau tidak. Tapi ya semoga saja tidak benar," kata Tumini dengan mata berkaca-kaca. (fat/asy)










































