Keluarga di Nganjuk Kehilangan Guruh, Bukan Guntur

Kasus Pembunuhan Ryan

Keluarga di Nganjuk Kehilangan Guruh, Bukan Guntur

- detikNews
Selasa, 22 Jul 2008 15:32 WIB
Keluarga di Nganjuk Kehilangan Guruh, Bukan Guntur
Kediri - Teka-teki siapa sebenarnya Guntur, salah satu korban pembunuhan oleh Verry Idam Henyansyah alias Ryan, mulai agak jelas. Satu keluarga dari Desa Kedondong, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk mengaku kehilangan anaknya yang bernama lengkap Guruh Setyo Pramono (28). Apakah Guruh adalah Guntur?

Ada empat jenazah yang ditemukan polisi yang dikubur di halaman belakang rumah orangtua Ryan di Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Salah satu jenazah diyakini sebagai Guntur asal Nganjuk.

Pasangan Tuwijo dan Musinem mengaku kehilangan Guruh Setyo Pramono, anak keduanya, yang diakui menghilang dari rumah sejak April 2007 silam. Kini, anggota keluarga Tuwijo dan Musinem sudah berada di Surabaya untuk ikut mengidentifikasi para korban yang dibunuh Ryan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Tumini (70), nenek Guruh, keluarganya mendengar berita ada korban pembunuhan bernama Guntur dari televisi. Setelah itu, keluarganya pun langsung melapor ke polisi. "Kemarin malam ngertinya, dan tadi pagi langsung melapor ke polisi," ujar Tumini yang bertutur dengan bahasa Jawa saat ditemui di rumahnya, Desa Kedondong, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Selasa (22/7/2008).

Tumini juga mengungkapkan, sejak melapor tadi pagi, anak dan menantunya langsung diajak oleh polisi ke Surabaya untuk bisa secara langsung melihat kerangka yang diduga Guntur tersebut. "Saat ini masih ada di Surabaya, katanya untuk melihat apa benar itu Guruh," imbuhnya.

Ketika ditanya apakah dirinya dan keluarga yakin jika salah satu kerangka tersebut adalah Guruh, sementara kerangka tersebut diidentifikasi bernama Guntur, Tumini berharap hal tersebut tidak benar. "Belum tahu itu Guruh benar atau tidak. Tapi ya semoga saja tidak benar," kata Tumini dengan mata berkaca-kaca. (fat/asy)


Berita Terkait