Usulan itu termasuk sisa anggaran pilkada putaran pertama sebesar Rp 45 Miliar dari total Rp 190 Miliar. Dengan begitu, KPUD Kaltim telah menghabiskan Rp 145 Miliar pada pilkada putaran pertama.
"Usulan itu yang berdasarkan usulan KPUD 13 Kabupaten dan Kota. Ya sudah ditekan sekecil mungkin termasuk memanfaatkan sisa anggaran putaran pertama," kata Sekretaris KPUD Kaltim Umar Baqi, kepada detikcom di kantor KPUD Provinsi Kaltim, Jl Basuki Rahmad, Samarinda, Selasa (22/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kita susun dengan menyebutkan item pengamanan kantor (KPUD Kaltim,Red). Sampai sekarang masih dibahas tentang usulan anggaran itu," kata Umar.
Pantauan detikcom, situasi kamtibmas di Samarinda, tepatnya kantor KPUD Kaltim hingga siang ini masih relatif kondusif. Tampak sedikitnya 10 orang petugas kepolisian dari Poltabes Samarinda dan Satuan Brimob Polda Kaltim terus berjaga-jaga di depan pintu masuk KPUD secara bergantian.
"Ya kita diperintahkan jaga untuk antisipasi saja," kata salah seorang anggota Poltabes Samarinda berpangkat Brigadir Polisi Dua. (djo/djo)











































