"Jadi janganlah politik itu dibagi-bagi dengan umur. Tapi dibagi berdasarkan kemampuan, pikiran," kata JK ketika membuka Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Aula Sekretariat Wakil Presiden di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (22/07/2008).
Menurut JK, umur itu berhubungan dengan kesehatan. Kalau tua, hubungannya dengan kearifan. "Meski tua tapi tidak arif, itu bukan orang tua yang arif. Tapi kalau muda tapi kurang fit, ah.. susah juga itu. Itu selalu ada hubungannya," ujar JK yang juga ketua Umum Partai Golkar ini.
Β
Lebih lanjut, JK juga mengkritisi pemuda yang orientasinya hanya mencari kedudukan. Seharusnya, menurut JK, pemuda harus lebih menghargai kemampuannya. Dengan begitu, bangsa Indonesia akan mengarah pada masyarakat yang lebih menghargai kemampuannya dibanding menghargai kedudukan.
"Semua ingin menjadi anggota DPR. Tidak ada yang memulai dengan pemuda-pemuda yang bekerja di bidang profesional dan dunia usaha.
Harusnya, kata JK, bangsa Indonesia berbuat profesionalisme di berbagai bidang. Dari situ bisa dikembangkan sehingga kaum muda tidak hanya berlaga di tempat sempit.
(gun/ana)











































