Pidato Kenegaraan SBY Digeser Jadi 15 Agustus

Pidato Kenegaraan SBY Digeser Jadi 15 Agustus

- detikNews
Selasa, 22 Jul 2008 13:56 WIB
Jakarta - Rangkaian HUT ke-63 RI akan sedikit berbeda dibanding tahun-tahun yang sebelumnya. Sesi penyampaian pidato kenegaraan oleh Presiden SBY di hadapan DPR pada setiap H-1 puncak peringatan untuk tahun ini digeser.

Hal ini disampaikan Presiden SBY saat membuka sidang kabinet paripurna di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa, (22/7/2008). "Akan disampaikan di hadapan sidang paripurna DPR pada 15 Agustus, karena tanggal 16 itu jatuh pada hari Sabtu," ujar SBY.

Salah satu agenda sidang paripurna siang ini adalah mempersiapakan konsep pidato nota keuangan dan RAPBN 2009 tersebut. Dalam kapasitas pelaksana tugas Menko Perekonomian, Menkeu Sri Mulyani akan menyampaikan pemaparannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut presiden, tekanan penting dalam pidato rutin itu nanti adalah upaya menghadapi meroketnya harga minyak dan krisis pangan dunia. Yaitu penyelamatan ekonomi nasional dan mencegah dampak yang terlalu besar pada kesejahteraan rakyat.

Agenda penting lain adalah paparan mengenai ketentuan penting pemilu legislatif dan kampanye bagi pejabat negara. Materi ini disampaikan oleh Menko Polhukam Widodo AS dan Mendagri Mardiyanto.

"Agar kita bersama bisa sukseskan dan paham aturan main mana yang boleh dan tidak. Karena kita harus beri contoh pada yang lain atas kepatuhan pada UU dan aturan main yg disusun KPU," jelas SBY. (lh/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads