"Kalau angka tinggi, pilihan publik lebih sedikit. Padahal saat ini kita memerlukan calon-calon yang dapat menjadi alternatif," kata pengamat politik Anis Baswedan.
Hal itu disampaikan pria yang juga menjabat sebagai rektor Universitas Paramadina dalam diskusi publik 'RUU Pemilu Presiden dan Wakil Presiden' di Hotel Millenium, Jalan Kebon Sirih Raya, Jakarta, Selasa (22/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Debat Capres
Sementara itu soal debat capres, Anis berpendapat, kegiatan itu harus dilakukan. Dengan cara itu, kata Anis, masyarakat akan lebih mudah melihat para calon yang akan dipilihnya.
"Satu problem dari pemilihan langsung adalah info minim, nah cara yang paling mudah adalah dengan debat capres karena transparan dan relatif jujur dan bisa dibandingkan," katanya.
"Kalau kampanye atau iklan itu bisa diatur sehingga bisa dibentuk opini A atau B," lanjut Anis. (ken/iy)











































