KSAD: Kodam Jaya Harus Netral

Jakarta Punya Pangdam Baru

KSAD: Kodam Jaya Harus Netral

- detikNews
Selasa, 22 Jul 2008 12:24 WIB
Jakarta - Panglima Kodam Jaya mulai hari ini secara resmi diganti dari Mayjen TNI Yohanes Suryo Prabowo kepada Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro. Kodam Jaya diminta untuk menegakkan netralitas TNI dalam Pemilu 2009.

Pergantian Pangdam Jaya ini dilakukan melalui upacara serah terima jabatan dari Mayjen TNI Yohanes Suryo Prabowo kepada Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro yang dipimpin langsung oleh KSAD Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo di Lapangan Upacara Markas Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (22/7/2008) pagi tadi.

Dalam sambutannya, KSAD menyampaikan, agar semua lapisan masyarakat berpartisipasi dalam pesta demokrasi lima tahunan Pemilu 2009 yang sudah dimulai. TNI sebagai bagian dari komponen bangsa dan alat pertahanan negara harus mengawal, menjaga dan mesukseskan pelaksanaan pemilu secara proporsional dan profesional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jakarta sebagai ibukota negara menjadi barometer kehidupan nasional, yang harus dijaga stabilitasnya oleh seluruh masyarakat, terutama pada saat-saat seperti ini," kata KSAD.

Dalam pesannya, KSAD juga mengharapkan, agar TNI, khususnya jajaran Kodam Jaya bisa melakukan kerjasama dan koordinasi dengan semua komponen bangsa. Di antaranya Polri, Pemerintah Provinsi, instansi pemerintah dan swasta, serta satuan lainnya.

"Jalankan deteksi dan cegah dini dengan senantiasa hadir sebagai badan pengumpul keterangan, lakukan lapor cepat secara hirarki atas perkembangan yang terjadi di sekitar kalian," pesannya kepada prajurit.

KSAD juga meminta agar prajuritnya menegakkan kesatuan komando dan loyalitas. Dan yang terpenting adalah menegakkan netralitas TNI. "Sekali lagi tegakkan netralitas TNI," tegas KSAD lagi.
(zal/ana)


Berita Terkait