"Bisa saja di tahun akhir ini ada masalah pencapaian tujuan kita. Meski masalah tak bisa dielakkan, mari sisa waktu satu tahun lebih sedikit ini kita gunakan menuntaskan tugas, selesaikan semua pesoalan dan melakukan perbaikan agar hasil-hasil yang dicapai pemerintahan ini di akhir 2009 benar-benar terbaik," ujar SBY.
Peringatan tersebut disampaikannya saat membuka sidang Kabinet Paripurna di aula Kantor Sekretariat Negara, Jl Majapahit, Jakarta, Selasa (22/7/2008).
Masalah yang kemungkinan muncul bisa jadi tidak lepas dengan panasnya suhu politik menjelang Pemilu dan Pilpres 2009. Baik masalah yang berupa gejolak sosial masyarakat maupun politik keamananan negara, dan tugas pemerintah mengelola risiko dari itu semua.
"Itu yang justru harus kita kelola agar jangan ada masalah-masalah lain selain ekonomi dan kesra. Kita jaga risiko politik sosial dan politik keamananan yang bisa muncul dua tahun ini dapat kita pelihara sebaik-baiknya," ujarnya.
Presiden maklum sepanjang satu tahun ini banyak jajaran pemerintah pusat dan daerah yang sibuk dengan aktifitas politik. Tidak ada larangan untuk itu, tetapi sebagai pejabat pemerintahan maka bagaimana pun prioritasnya tetaplah tugas-tugas pemerintahan.
"Yang penting pejabat pemerintah benar-benar membagi waktu yang baik, prioritaskan tugas pemerintahan. Itu sangat bisa dilakukan. Mari penuhi amanah untuk lebih tingkatkan tugas pemerintahan sambil melaksanakan kegiatan politik yang diatur dalam UU Pemilu," tegas Presiden.
(lh/ana)











































