"Ini momen bersejarah bagi para korban, yang telah menunggu 13 tahun agar Karadzic dibawa ke pengadilan," kata pemimpin badan dunia itu melalui statemen PBB seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (22/7/2008).
"Sekjen memuji otoritas Serbia atas langkah tegas ini untuk mengakhiri kekebalan hukum bagi mereka yang didakwa atas pelanggaran serius hukum kemanusiaan internasional selama konflik di bekas Yugoslavia," demikian pernyataan PBB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menunjukkan komitmen pemerintahan baru Serbia untuk bekerjasama dengan organisasi internasional," imbuh Solana.
Karadzic dituduh mendalangi pembunuhan sedikitnya 8.000 pria dan anak laki-laki muslim di Srebrenica pada Juli 1995 sebagai bagian dari usaha meneror dan melemahkan semangat penduduk muslim Bosnia. Peristiwa itu disebut-sebut sebagai pembantaian paling mengerikan di Eropa sejak Perang Dunia II.
Karadzic juga didakwa menyerang Sarajevo dan menggunakan 284 pasukan penjaga perdamaian PBB, sebagai tameng manusia pada Mei dan Juni 1995. (ita/ana)











































