Kejadian itu terjadi pada KRL 564, di rel kereta depan Kampus Universitas Pancasila, Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pukul 16.00 WIB.
"Sekeringnya putus lalu mengeluarkan bunyi ledakan. Barang elektronik listrik kalau terputus kan meledak. Asap ada, tapi nggak sampai terbakar," ujar Kahumas Daops I dan Divisi Jabodetabek Akhmad Sujadi ketika dihubungi detikcom, Senin (21/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lagi dicek dulu sama masinisnya. Kalau oke bisa dimatikan listrik salah satu gerbongnya, ya bisa lanjut," ujar Sujadi.
Kalau tidak bisa melanjutkan perjalanan dengan mematikan listrik di salah satu gerbongnya, maka KRL akan dibawa ke Depok, dan diganti sekeringnya di depo Depok.
"Penumpang sementara keluar dari KA. Belum ada yang pindah. Belum ada (kereta) yang melintas lagi," kata dia. (nwk/asy)











































