Hal tersebut diungkapkan Humas Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Kombes Hery Subiantury di Makassar, Senin (21/7/2008).
"Hasil forensik juga menunjukkan korban ditembak dalam jarak dekat, sekitar 30 cm hingga 40 cm," kata Hery.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah saksi mata mengatakan, dua orang pria berboncengan sepeda motor tiba-tiba mencegat korban dan langsung melakukan penembakan. Peluru mengenai rahang kiri dan menembus kepala belakang Fahrudin. Akibat penembakan itu, mahasiswa UNM asal Kabupaten Barru itu tewas seketika. (djo/asy)










































