Pelaku bernama Durahman (34 tahun) dan Timo (27 tahun), warga Blok Kenari, Desa Mundu Mesigit, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Keduanya tertangkap bersama barang bukti satu karung penroll dan segulung kawat komunikasi yang diangkut menggunakan becak.
"Pencurian ini sangat berbahaya, kita langsung berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan penangkapan para pelaku," ujar Suryono, Kabusi Pamtib DAOP III Cirebon, yang ditemui wartawan, Minggu (20/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tahu barang itu penjepit rel, tapi karena kepepet untuk makan, ya nekad diambil," ujar Durahman.
Selain menyita beberapa penroll, dari tangan kedua tersangka juga disita nota penjualan sebesar Rp 202.500 dan sejumlah uang hasil penjualan. Mereka langsung dibawa ke Mapolres Cirebon untuk diperiksa.
Sementara itu, Humas PT KAI DAOP III Cirebon Suhartono mengatakan tindakan pelaku sudah mengarah pada sabotase. "Jangankan 120 penroll, 5 penroll hilang saja sudah bisa menggulingkan kereta api. Bisa dibayangkan berapa banyak korban yang jatuh," kata dia kepada detikcom.
Dampak dari perbaikan penjepit rel, membuat sejumlah perjalanan KA terhambat. KA yang terhambat di antaranya Cireks Brebes, Argo Sindoro, Kertajaya dan KA barang. (irw/irw)










































