"Korban tewas kebanyakan berasal dari bagian pusat dan selatan Taiwan. Orang-orang ini terbawa hanyut oleh banjir atau terkubur di tanah longsor atau tenggelam," kata seorang petugas dari dinas pemadam kebakaran, Minggu (20/7/2008) seperti dikutip Reuters.
Kalmaegi, yang dalam bahasa Korea berarti burung laut, yang membawa hujan lebat dan menyebabkan banjir, dan tanah longsor. Badai ini juga merusak lahan pertanian, yang merugikan sekitar US$ 16 juta.
Televisi setempat menayangkan sebuah jembatan yang hancur di negara bagian Nantou di Taiwan tengah akibat badai ini. Badai tersebut juga merubuhkan rumah-rumah di pegunungan. Penduduk juga tampak menyeberangi genangan air di area-area yang terkena banjir.
Kalmaegi, topan pertama yang menerjang Taiwan tahun ini, meninggalkan Taiwan pada Jumat (18/7/2008) lalu. Badai ini melewati China setelah menurun menjadi badai tropis. Di China,Β pemerintah telah mengevakuasi ratusan dari ribuan orang di pesisir pantai.
Badai tahunan ini menyerang China, Taiwan, Filipina, dan Jepang sejak bulan Juli. Diprediksi badai ini akan terus menyerang sampai akhir tahun ini. (asy/asy)











































