Hal itu diungkapkan Dirjen Perkeretaapian Dephub Wendy Aritenang Yazid di konferensi pers tentang program revitalisasi perkeretaapian di Kantor Departemen Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (18/7/2008).
"Rencana kita mendirikan sekolah kereta api, tingkatnya D1, D2, D3. Karena kita sadari sekali, masalah sumber daya manusia (SDM) merupakan masalah yang kritis, juga termasuk bagian dari revitalisasi ke depan," ungkap Wendy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kesalahan-kesalahan sumber daya manusia menyebabkan tingkat keselamatan menurun, dan kita sudah mengkoordinasikan dengan PT Kereta Api," jelas Asril.
"Di perkeretaapian ini, dari segi aturan operasional sudah sangat ketat sekali. Kalau terjadi kecelakaan, itu berarti proteksi-proteksinya sudah dilanggar semua. Itu makanya, kita harus siap mensinergikan peranan pemerintah, regulator maupun operator. Kecelakaan itu sebenarnya terjadi karena operasional, kalau tidak ada operasional tidak ada kecelakaan," kata Asril.
Selain dengan menyiapkan SDM baru yang mumpuni, Dephub juga merevitalisasi SDM yang ada. "Langkah kita sudah mulai, sudah kita training kembali masinis dan yang lainnya. Kita berikan sertifikasi untuk kompetensi pengetahuannya," pungkas Wendy. (aba/fay)











































