Sumber detikcom di Mabes Polri menyebutkan, HP yang dipakai Ayin berkat bantuan anak sulungnya "Bisa jadi HP itu diberikan oleh anak perempuannya saat dia (Artalyta) dijenguk. Anaknya yang perempuan yang tinggal di Singapura, itu anak sulungnya," ujarnya.
Menurutnya, untuk menyelundupkan barang, sangat gampang bagi pembesuk perempuan. "Kelemahannya di sana (Rutan), tidak ada petugas wanita. Jadi kalau ada pembesuk wanita, tidak mungkin digeledah," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diduga, HP diselundupkan masuk tahanan sekitar pukul 14.00 WIB sampai jam 16.00 WIB. "Jam besuk ya dari jam 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kemungkinan waktu-waktu itu," sebutnya. (gun/gah)










































