Hal tersebut diungkapkan Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Sisno Adiwinoto saat ditemui di Makassar Golden Hotel, Jl Pasar Ikan, Makassar, Jumat (18/8/2008).
"Dari proyektil yang ditemukan, senjata yang digunakan pelaku bukan milik Polri," kata Sisno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai melakukan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Jl Boulevard. Saat ini jenazah Fahrudin diotopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar. (djo/iy)











































