"Itu tanda tanya besarlah. Menurut saya tentu pihak kepolisian mengawasi tahanan kenapa itu bisa terjadi," kata anggota Komisi III DPR Suripto di sela-sela rapat paripurna, di Gedung Nusantara II, DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/7/2008).
Suripto mengatakan, jika tidak ada pengawasan di dalam tahanan, dikhawatirkan percakapan tersebut dapat mengganggu proses pemeriksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai komisi yang menangani hukum, politisi PKS ini mengaku akan berkonsolidasi dengan pihak kepolisian. Rencananya akan dilakukan seusai reses.
"Nanti kalau pada waktu rapat, kerja sama kepolisian kita bicarakan," imbuh Suripto.
"Atau kita minta kepada sub komisi pengawasan dan penegakan hukum. Saya akan usulkan supaya itu diusut. Nggak usah tunggu pemeriksaan selanjutnya," jelas dia.
Kok bisa ada peluang terjadi percakapan Artalyta dengan Jaksa Urip?
"Ya mungkin dikasi uang rokok," tandasnya sambil tertawa.
(ptr/gah)










































