Anwar pun lalu menyitir perkataan Direktur Investigasi Kriminal Dato Mohd Zinin yang dimuat media Utusan Malaysia, Kamis 17 Juli 2008.
Zinin mengatakan pasukan khusus polisi terpaksa mencegat kendaraan Anwar di Bukit Segambut, dan langsung menahannya. Hal itu karena Anwar mengubah arah kendaraannya saat waktu yang ditentukan untuk menyerahkan diri ke polisi, pukul 14.00, hampir berakhir.
"Ini jelas kebohongan yang nyata dari Direktur Kriminal untuk menutupi aksi mereka yang memalukan, penyalahgunaan wewenang kepolisian," ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya yang diterima detikcom, Kamis (17/7/2008) malam.
Padahal, dirinya diberi jaminan dan ditelepon penyidik kepolisian, 5 menit sebelum penangkapan mendadak itu terjadi. Saat ditangkap, Anwar dan pengacaranya berada dalam 1 mobil.
Tudingan bohong selanjutnya, dilemparkan Anwar pada Deputi Menteri Dalam Negeri Wan Farid. Wan Farid, seperti dilansir dari The Star, mengatakan Anwar secara sukarela menyerahkan diri tanpa insiden apa pun.
"Lagi-lagi, ini juga kebohongan nyata yang dilakukan pemerintah," tukas dia. (nwk/did)











































