Anwar: Polisi dan Pemerintah Bohong

Anwar: Polisi dan Pemerintah Bohong

- detikNews
Jumat, 18 Jul 2008 07:53 WIB
Anwar: Polisi dan Pemerintah Bohong
Jakarta - Anwar Ibrahim menilai penangkapannya dipolitisasi Pemerintah dan Kepolisian Diraja Malaysia. Anwar pun menuding kedua pihak itu berbohong tentang proses penangkapannya.

Anwar pun lalu menyitir perkataan Direktur Investigasi Kriminal Dato Mohd Zinin yang dimuat media Utusan Malaysia, Kamis 17 Juli 2008.

Zinin mengatakan pasukan khusus polisi terpaksa mencegat kendaraan Anwar di Bukit Segambut, dan langsung menahannya. Hal itu karena Anwar mengubah arah kendaraannya saat waktu yang ditentukan untuk menyerahkan diri ke polisi, pukul 14.00, hampir berakhir.

"Ini jelas kebohongan yang nyata dari Direktur Kriminal untuk menutupi aksi mereka yang memalukan, penyalahgunaan wewenang kepolisian," ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya yang diterima detikcom, Kamis (17/7/2008) malam.

Padahal, dirinya diberi jaminan dan ditelepon penyidik kepolisian, 5 menit sebelum penangkapan mendadak itu terjadi. Saat ditangkap, Anwar dan pengacaranya berada dalam 1 mobil.

Tudingan bohong selanjutnya, dilemparkan Anwar pada Deputi Menteri Dalam Negeri Wan Farid. Wan Farid, seperti dilansir dari The Star, mengatakan Anwar secara sukarela menyerahkan diri tanpa insiden apa pun.

"Lagi-lagi, ini juga kebohongan nyata yang dilakukan pemerintah," tukas dia. (nwk/did)


Berita Terkait