"Saya nggak pernah kasih pernyataan. Wartawan itu mengutip berita dari laporan pasar modal," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/7/2008).
Menurut Ade, wartawan yang menulis berita sudah meminta maaf padanya soal pemberitaan itu. Namun, dia malah bingung saat wartawan yang bersangkutan meminta maaf padanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua BK Irsyad Sudiro menjelaskan, dalam majalah, Ade menyebutkan Sjamsir mem-backup Sjamsul Nursalim karena pernah menjadi komisaris PT Japfa Comfeed. Irsyad mengatakan, Sjamsir mengaku memang menjadi komisaris perusahaan itu, namun perusahaan itu bukan milik Sjamsul Nursalim.
"Tidak benar saya membackup dia. Masak saya membackup orang yang sedang disorot," kata Sjamsir seperti ditirukan Irsyad.
BK sedang memproses kasus tersebut. Irsyad menjanjikan keputusannya akan diumumkan setelah reses. Pemeriksaan berlangsung mulai pukul 14.30 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB. (gah/fay)











































