Hal itu diungkapkan Yuniwati Teryana, Vice President Relations Lapindo Brantas Inc dalam surat
elektroniknya yang dikirim ke detiksurabaya.com, Kamis (17/7/2008).
Yuniwati menjelaskan, Mud Logging Unit adalah satu perangkat alat dalam pengeboran yang antara lain berfungsi melakukan pengamatan dan perekaman proses pengeboran. Data-data pengeboran tersebut antara lain berupa data tekanan pengeboran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data-data tersebut sebenarnya juga telah banyak dipublikasikan dan disampaikan pada seminar-seminar ilmiah, sehingga telah menjadi 'domain' publik," kata Yuniwati.
Yuniwati menambahkan, data-data dari pengeboran sumur eksplorasi Banjarpanji-1 menunjukkan tidak ada hubungan antara sumur ekplorasi Banjarpanji-1 dengan semburan lumpur di Sidoarjo. Data-data tekanan pengeboran menunjukkan secara pasti bahwa tekanan lubang sumur lebih rendah dari pada kekuatan batuan (dinding sumur). Artinya, 'casing shoe' yang merupakan bagian terlemah dari sumur tidak pecah.
"Perlu kami sampaikan juga adanya data lain yaitu hasil survey 'sonan log' yang menunjukkan tidak adanya aliran di belakang 'casing' sumur. Fakta ini membuktikan bahwa 'casing shoe' tersebut tidak pecah," tutur Yuniwati.
Sebelumnya Kapuspenkum Kejagung BD Nainggolan mengatakan, pihaknya akan membicarakan black box pengeboran Lapindo dengan Polda Jatim. Terkait hal ini, Kejaksaan Agung akan mengirim Direktur Prapenuntutan pada Jampidum M Ismail. (bdh/djo)











































